Ledakan Misterius Terjadi di Kuil Kontroversial 'Yakisuni' Tokyo

Sebuah ledakan terjadi pada Senin (23/11) merusak kamar mandi umum yang terdapat pada kuil controversial yang berlokasi di Tokyo. kuil ini menjadi tempat untuk menghormati mendiang pahlawan perang Jepang, pihak kepolisian mencium adanya tindakan ‘sabotase’ dalam kasus ini dan mengumumkan tidak terdapat korban jiwa dalam ledakan tersebut.

kuil Yasukuni, yang menghormati 2,5 juta orang korban perang Jepang, termasuk penjahat perang yang dieksekusi, telah menjadi sasaran kritik dari Cina dan Korea Selatan, yang menderita dan merasakan kekerasan juga agresi Jepang padai Perang Dunia II.

Polisi Tokyo mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menerima panggilan tentang ledakan dan asap di Yasukuni. Petugas pemadam kebakaran juga dipanggil ke tempat kejadian dan menemukan langit-langit dan dinding kamar mandi tersebut telah rusak, kata seorang petugas Departemen Pemadam Kebakaran Tokyo, yang berbicara tanpa menyebut nama. Tapi api itu telah padam saat mereka tiba di lokasi kejadian.

Tidak jelas apa yang menyebabkan ledakan tersebut, Polisi dan petugas pemadam kebakaran menolak untuk menjelaskannya. Pada berita di televisi TBS, baterai dan perangkat kabel yang menjadi bagian dari bahan peledak telah ditemukan, rencananya polisi akan meninjau kembali kamera CCTV untuk mengetahui siapa pelaku dibalik ledakan di kuil tersebut.

Kuil tersebut telah menjadi titik fokus untuk ketegangan yang terjadi cukup lama dengan negara tetangga Jepang atas agresi mereka sebelum dan selama Perang Dunia II. Beberapa anggota parlemen Jepang telah bersikeras untuk melakukan kunjungan resmi atas nama patriotisme, sedangkan anggota Parlemen lainnya mengatakan kunjungan tersebut seakan memuliakan kesalahan sejarah Jepang.

Kaisar Akihito hingga kini belum mengunjungi Yasukuni. Perdana Menteri Shinzo Abe pun menghindari untuk melakukan kunjungan resmi selama dua tahun terakhir. Sementara pandangan tentang kuil juga membagi pemikiran masyarakat Jepang, memegang makna emosional bagi banyak orang, karena selama perang tentara saling berjanji bahwa mereka akan bersatu kembali di Yasukuni jika mereka meninggal. Korban Selamat dan keluarga mengatakan monumen lain di tempat lain tidak akan dapat menggantikannya, mereka percaya bahwa arwah tentara korban perang akan pergi ke Yasukuni.

Terlepas dari itu, dihari senin dimana adalah hari libur nasional Jepang banyak keluarga dan turis yang mengunjungi kuil Yakisuni. Kuil ini memiliki gerbang yang megah, pohon-pohon cherry besar, kawanan merpati dan museum yang sengaja dibangun untuk memberikan penghormatan pada korban perang Jepang, termasuk para pilot kamikaze.







foto: abc

(ADP)