Hari Ini Pelajar Jepang Bertarung dalam Senta Shiken

Sumber gambar : ti-da

Hari ini adalah hari menegangkan untuk pelajar Jepang yang ingin meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, karena hari ini dan besok mereka menjalani ujian masuk yang diadakan National Centre dimana seluruh universitas dan akademi negeri dan sebagian perguruan tinggi swasta di Jepang menggunakan hasil ujian yang disebut Senta Shiken dan Niji Shiken untuk menyaring calon mahasiswa. Kurang lebih seperti SNMPTN(Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) di Indonesia, bedanya perguruan tinggi swasta melakukan tes-nya sendiri-sendiri.

Seorang peserta tes mengunggah gambar yang mendeskripsikan keadaan peserta setelah menjalani senka shiken

Pada Senta Shiken yang tahun ini diadakan hari ini, pelajar Jepang peserta tes akan diuji dalam 6 mata pelajaran diantaranya Bahasa Jepang, Geografi, Sejarah, Kewarganegaraan, Matematika, Ipa dan Bahasa Asing sesuai pilihan peserta. Sinka Shiken umumnya diadakan pada hari pertama setiap tahun sekali dan hasilnya diumumkan melalui website National Centre dan rekaman pesan telepon ke setiap pelajar yang lulus ujian.

Sedangkan Niji Shiken, yang diadakan keesokan harinya adalah ujian tambahan dari masing-masing universitas. Sebagian universitas cukup menggunakan hasil Senta Shiken sedangkan universitas-universitas prestisius mengharuskan calon siswa menjalani Niji Shiken.

Asuka mengunduh gambar Kit Kat dengan hashtag omamori atau jimat

Pada hari ini umumnya orang tua di Jepang menyiapkan bento sebagai bekal untuk anaknya dan tradisi membawa dan memakan cokelat Kit Kat sebagai pembawa keberuntungan dalam menempuh Senta Shiken masih terlihat.Karena tak diragukan hari ini juga menjadi hari menegangkan untuk orang tua dan pelajar peserta ujian.

Seorang ibu menuliskan perasaannya saat anaknya menjalani Senta dan Niji Shiken tahun lalu, “Saya ingat ketika Paman mengajak saya menonton pertandingan balapan kuda untuk pertama kali dan melakukan taruhan pertama saya. Adrenaline rush sepanjang pertandingan sangat terasa. Memiliki anak yang sedang menghadapi senta shiken, pengalamannya mirip seperti memiliki kuda balap dan melakukan seluruh taruhanmu pada kuda tersebut. Kamu berharap telah melakukan bagianmu dengan memberi makan dan membesarkan kudamu, memilih jockey (dalam hal ini SMA) yang tepat agar siap menghadapi tantangan besar dan pertandingan, dan bahkan bila kamu memiliki kuda hitam dengan rekam jejak yang tak jelas, kamu tetap berharap kudamu dapat ditarik dan memenangkan pertandingan. Anak memang bukan seekor kuda balap, namun dengan ketatnya sistem ujian masuk dapat membuatmu merasa seperti itu...”

Tahun ini Senta Shiken diadakan di 690 lokasi di Jepang dan diikuti oleh 563768 pelajar Jepang yang merupakan peningkatan sekitar 4636 peserta dari tahun lalu. Dengan jumlah peserta yang mencapai 500an ribu itu, tak heran dunia maya Jepang dipenuhi pos yang menggambarkan ketegangan dan semangat peserta ujian atau doa untuk pserta ujian. Ganbatte ne!


- Cheeboo