2 Orang Tewas, 70 Lainnya Cidera Setelah Kecelakaan di Terowongan Hiroshima


Sebuah kepulan asap berapi yang bertumpuk di dalam terowongan jalan raya Hiroshima pada hari Kamis (17/3) menewaskan sedikitnya dua orang serta 70 orang lainnya harus diberikan perawatan karena cidera sebagaimana puluhan lainnya melarikan diri dari asap beracun yang disebabkan oleh ledakan kendaraan dalam kecelakaan yang melibatkan 12 kendaraan.


Kecelakaan terjadi sekitar pukul 7:30 waktu setempat didalam terowongan Hachihonmatsu yang memiliki panjang 840 meter di Sanyo Expressway daerah Higashi-hiroshima. Dilaporkan oleh pihak kepolisian setempat, Sebuah truk menabrak beberapa kendaraan yang berhenti di dalam terowongan, menyebabkan truk tersebut dan setidaknya satu kendaraan lain terbakar. Menurut media lokal di Jepang, setidaknya terdapat lebih dari 10 mobil yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dengan lima diantaranya meledak dan terbakar.

Televisi nasional NHK menunjukkan gambar asap gelap dramatis, mengepul tebal keluar dari terowongan sebagaimana puluhan petugas pemadam kebakaran dan polisi turun ke lokasi kejadian.tim medis terlihat membantu orang-orang yang melarikan diri dari terowongan, dengan tenda yang didirikan untuk membantu mereka yang membutuhkan bantuan medis. Menurut juru bicara kepolisian setempat, dibutuhkan waktu hampir dua jam untuk dapat memadamkan api setelah kecelakaan tersebut terjadi.

Dua orang, termasuk seorang wanita, dikonfirmasi tewas, sedangkan jenis kelamin korban tewas lainnya belum bisa ditentukan. Media setempat mengatakan sekitar 70 orang lainnya dikirim ke rumah sakit untuk perawatan dan observasi. Polisi tidak memiliki informasi lebih lanjut tentang keparahan cedera yang dialami para korban selamat, namun media mengatakan tidak ada dari mereka yang berada dalam keadaan kritis.

Kecelakaan maut di kamis pagi ini menyebabkan arus lalu lintas di jalan bebas hambatan tersebut sempat tersendat karena tabrakan dua truk di terowongan yang sama tiga jam sebelumnya, seperti yang dilaporkan oleh pihak kepolisian.



sumber: NHK

(ADP)