Sekolah di Kumamoto Kembali Aktif Pasca Gempa


Beberapa sekolah umum akhirnya melanjutkan kegiatan belajar mengajar Senin (9/5) di bagian Kumamoto yang paling kuat diguncang oleh gempa kembar yang terjadi bulan lalu. Sedangkan sekolah lainnya, ditetapkan untuk kembali aktif pertengahan minggu ini. Sebanyak 62 SD dan SMP umum di Mashiki, Minamiaso dan enam kota lainnya di prefektur tersebut telah melanjutkan kelas, sementara 111 lainnya, termasuk sekolah tinggi dan sekolah khusus, baru akan mulai kembali aktif dalam dua hari ke depan.

Beberapa kegiatan masih terganggu karena siswa SD dan SMP harus berbagi bangunan untuk beberapa kasus, dan beberapa akan dipaksa untuk tinggal di asrama untuk menghadiri kelas. Sementara itu di prefektur tetangga, Oita, bagian terakhir dari jalan bebas hambatan yang sempat ditutup akibat gempa pertengahan April, telah dibuka kembali di hari yang sama, mengembalikan seluruh jaringan Kyushu Expressway setelah 25 hari vacuum.

Setelah gempa berintensitas tinggi berkekuatan 6,5 pada 14 April dan gempa 7.3 SR dua hari kemudian, penutupan sekolah di Kumamoto Prefecture memuncak pada 18 April, dengan 401 dari 614 sekolah publik ditangguhkan. Beberapa sekolah telah dibuka kembali setelah mengkonfirmasi integritas bangunan, pasokan listrik serta air.

Empat sekolah dasar di kota Mashiki, yang mana 900 orang masing mengungsi karena rumahnya rusak berat, telah meminta para pengungsi untuk pindah dan bermukim di gimnasium sehingga kegiatan belajar mengajar dapat dilanjutkan. Di antara sekolah-sekolah yang masih ditutup, baik SD dan SMP akan melanjutkan kelas pada hari Rabu, sementara 19 sekolah tinggi dan 11 sekolah khusus dijadwalkan untuk kembali aktif pada hari Selasa (10/5).

Dengan beberapa jalan dan rel kereta api yang terputus akibat longsor yang dipicu oleh gempa, Kyushu Railway Co mulai mengoperasikan bus sekolah khusus antara Aso dan Otsu untuk membantu siswa SMA sampai ke sekolahnya.





foto: JT

(ADP)