Badai Malakas Menghempas Pulau Kyushu Jepang


Sebuah badai berkekuatan besar menghempas Jepang bagian selatan pada Selasa (20/9), mengakibatkan hujan lebat di wilayah tersebut, membuat beberapa daerah terendam oleh air dan memaksa puluhan penerbangan dibatalkan. Badai Malakas sampai di pulau utama Jepang di bagian paling selatan Kyushu tak lama setelah tengah malam, membawa angin kencang dengan kecepatan hingga 180 kilometer per jam, seperti informasi yang dikatakan oleh Badan Meteorologi Jepang.

Rekaman dari televisi nasional Jepang menunjukkan rumah, mobil dan sawah sebagian tertutup air coklat berlumpur di Prefektur Miyazaki, di mana rekor curah hujan sebesar 578 milimeter turun pada satu kota hanya dalam 24 jam. Seorang wanita mengalami cidera ketika angin kencang menghempas dan memecahkan kaca rumahnya dan sedikitnya delapan orang harus di evakuasi dari rumah mereka yang terendam air menggunakan perahu, sampai kabar ini dilaporkan belum terdapat pengaduan luka serius atau kematian.

Menurut NHK, sekiranya terdapat 110 penerbangan telah dibatalkan karena angin kencang, sebagaimana angin topan bergerak menuju timur laut Tokyo dengan para petugas dari Badan Meteorologi memperingatkan gelombang laut yang tinggi, kemungkinan tanah longsor dan banjir. Setidaknya 17 orang tewas awal bulan ini ketika Badai Lionrock menghempas Jepang, yang seringkali dilanda badai besar. Sebelum badai Lionrock, dua badai telah merenggut sedikitnya dua nyawa di timur laut Jepang.




foto: AFP

(ADP)