Pameran “Katana Terkutuk” dari Muramasa Sengo Dibuka di Museum Kuwana Jepang


Telah diakui bahwa pedang khas Jepang memiliki keindahan tersendiri, menyampaikan satu set tradisi budaya yang mendalam juga nilai-nilai estetika. Namun, beberapa pedang (katana) terlihat seperti karya seni rupa karena memang dirancang untuk itu. Sebagai simbol prestise dan kekuasaan, banyak pedang Jepang yang paling berharga dibuat khusus untuk melayani sebagai pusaka keluarga atau sebagai benda upacara yang disimpan di kuil Shinto.

Namun, itu bukan sesuatu yang bisa dikatakan tentang pedang yang ditempa oleh Muramasa Sengo, koleksi menakjubkan yang sekarang tengah dipamerkan sebagai bagian dari pameran khusus yang diadakan oleh Museum Kuwana di Prefektur Mie.

Ketika banyak orang sezamannya melakukan semua yang mereka bisa untuk membuat pedang dengan penampilan terbaik, Muramasa menghabiskan hari-harinya memalu logam dengan tujuan tunggal membuat senjata yang bisa membunuh target mereka.

Meskipun begitu, Muramasa mungkin sedikit terlalu baik dalam pekerjaannya, yang akhirnya memicu kemarahan dari Tokugawa Ieyasu, shogun pertama dari dinasti yang mengahiri perang saudara dan memerintah negara itu selama sekitar 300 tahun. Kakek dan ayah Ieyasu keduanya dibunuh oleh katana buatan Muramasa, dan salah satu pedangnya digunakan dalam ritual bunuh diri putra sulung sang shogun. Ieyasu sendiri bahkan terluka oleh senjata buatan Muramasa, dan telah memiliki cukup tragedi yang datang ke keluarganya dari satu pengrajin pedang, kemudian ia melarang kepemilikan pedang buatan Muramasa.

Karena itu, Pedang-pedang buatan Muramasa menjadi sangat langka, meskipun telah beredar luas dalam sejarahnya. Legenda pun mulai beredar, bahwa pedang Muramasa adalah kutukan, yang mempengaruhi pemiliknya dengan sikap ‘haus darah’ yang tak berujung.

Pameran ini dijadwalkan dibuka sampai 16 Oktober, kecuali anda kebetulan adalah keturunan klan Tokugawa, jangan lewatkan kesempatan untuk melihat tampilan menarik sejarah samurai ini.







foto: rocketnews24

(ADP)