Jepang Lakukan Uji Coba Transaksi Menggunakan Sidik Jari untuk Turis


Kementrian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri telah mengumumkan pada Rabu (28/9), bahwa mereka akan melakukan uji coba layanan yang memungkinkan pengunjung dari luar negeri untuk melakukan pembayaran atau transaksi hanya dengan menggunakan sidik jari mereka di tempat-tempat wisata populer.

Uji coba ini akan menjadi bagian dari proyek kerjasama dengan sector swasta yang akan diluncurkan Oktober mendatang. melalui proyek ini, kementerian tersebut berharap untuk mengembangkan layanan yang akan meningkatkan kenyamanan wisatawan dan untuk mengumpulkan informasi seperti catatan belanja untuk saling berbagi dengan pelaku usaha.


Tujuan pemerintah Jepang tidak lain dan tidak bukan adalah untuk meningkatkan jumlah pengunjung tahunan hingga 40 juta orang dan meningkatkan jumlah belanja tahunan wisatawan asing hingga 8 trilliun yen untuk tahun 2020.

Namun, daerah pedesaan masih cenderung kurang untuk jasa penyelesaian keuangan yang berguna untuk turis asing atau mancanegara, juga informasi tentang perilaku belanja dan ketertarikan mereka. seorang petugas di industri travel mengatakan bahwa daerah pedesaan masih kehilangan kesempatan bisnis mereka.









foto: asiatechweek

(ADP)