Netizen Kumpulkan 3 Miliar untuk Beli Bangunan Masjid di Chiba Jepang


Berkat penggalangan dana yang dilakukan secara online oleh komunitas muslim di Chiba Jepang, sebuah bangunan yang selama ini disewa dan digunakan sebagai tempat ibadah (masjid) akhirnya berhasil di lunasi pembeliannya awal Oktober ini.

Dana sebesar 3.1 miliar dari sekitar 7300 donatur berhasil terkumpul melalui situs penggalangan dana kitabisa.com tepat satu hari sebelum tenggat waktu pembayaran yang ditentukan oleh pihak gedung, walhasil pada Selasa (4/10) telah dilakukan serah terima dari pemilik gedung kepada ketua Chiba Islamic Culture Centre (CICC), sekaligus menjadi penanda untuk umat muslim di Chiba yang kini telah memiliki masjid sendiri.


Sekitar enam bulan lalu, komunitas umat muslim di Chiba memberanikan diri untuk membayar uang muka pembelian gedung yang selama ini mereka sewa sebagai tempat ibadah. Dari situ, komunitas muslim Chiba melakukan penggalangan dana dengan menyebarkan poster, berkeliling dengan kotak donasi, melakukan crowdfunding secara online, dan pinjaman dana dari beberapa dermawan. Sampai akhiryna terkumpul dana sebanyak 52 juta Yen (Rp 6,6 miliar).

Penggalangan dana online melalui kitabisa.com menjadi viral karena salah satu post di Facebook yang kemudian di share hingga puluhan ribu kali oleh netizen. Postingan tersebut telah menjangkau jutaan khalayak yang akhirnya menjadi donator.

Menurut anggota CICC, jika pembayaran tidak berhasil dilunasi hingga tenggat waktu yang ditentukan, uang muka yang telah dibayarkan akan hangus. sampai akhirnya penggalangan dana online yang dikatakan menjadi yang terbesar hingga saat ini berhasil mencapai jumlah yang diperlukan, dan pembayaran dapat dilunasi tepat waktu.

Sebagaimana diketahui, islam di Jepang adalah agama minoritas. Hanya sebagian kecil dari masyarakat yang ada disana memeluk agama tersebut, dan tempat-tempat ibadah cukup sulit ditemukan. Di prefektur Chiba sendiri, mulanya hanya terdapat satu mushola yang selama ini digunakan untuk kegiatan keagamaan umat muslim, dan satu masjid yang terletak di kota lain. Selain anggota CICC dari Indonesia, nantinya bangunan tempat ibadah ini juga akan dinikmati oleh umat muslim seperti dari negara Malaysia, Bangladesh, Pakistan, Arab Saud, dan lainnya.





foto: kitabisa

(ADP)