Izin Tinggal Permanen di Jepang Bisa Didapatkan Setelah Satu Tahun

Kementrian Hukum Jepang, yang mengawasi urusan imigrasi, telah mengumumkan aturan baru yang mengatur izin tinggal permanen pada minggu ini. Langkah baru yang diambil tersebut diharapkan akan menarik dan mempertahankan pekerja-pekerja terampil dari luar Jepang. Kebijakan baru ini baru akan berlaku pada Maret mendatang, di mana memungkinkan para pekerja luar negeri mendapatkan izin tinggal permanen mereka di Jepang setelah menetap selama satu tahun.

Pada dasarnya, semua imigran menjadi layak untuk tinggal permanen setelah tinggal di Jepang selama 10 tahun. Namun, pada tahun 2012, Kementerian memperkenalkan sistem berbasis poin untuk mempersingkat penantian pelamar yang sangat terampil dalam tiga kategori: kegiatan lanjutan akademik penelitian, kegiatan teknis canggih khusus, dan kegiatan manajemen bisnis yang canggih. Pelamar di kategori ini yang mencetak poin yang cukup dengan rubrik sistem yang memenuhi syarat untuk visa penduduk permanen setelah lima tahun.

Perubahan terbaru ini mempersingkat periode menjadi tiga tahun bagi mereka mencetak lebih dari 70 poin dan hanya satu tahun bagi mereka mencetak lebih dari 80 poin. Mereka juga telah menambahkan cara tambahan untuk mendapatkan poin, seperti pemberian investasi dalam bisnis Jepang dan gelar dari lembaga yang sangat tinggi.

Sistem poin yang longgar kembali dibagi kedalam beberapa kategori seperti latar belakang akademis, prestasi karir, gaji, usia, lisensi, posisi, dan prestasi khusus. prestasi pemohon di setiap kategori dinilai pada skala titik, Misalnya, memiliki gelar doktor akan memberikan pemohon 30 poin, sementara master akan memberikan poin 20. Menjadi seorang operator perusahaan dengan pendapatan tahunan setidaknya 30 juta yen akan mendapatkan 50 poin, tetapi jika pemohon berpenghasilan 25 juta yen per tahun, ia akan mendapatkan 40 poin. kurang jelas? anda dapat melihat penjelasan jelas pada halaman departemen imigrasi Jepang tentang sistem poin yang mereka gunakan.

Dengan kebijakan baru yang ditetapkan oleh pemerintah Jepang, mungkin ini adalah kesempatan bagi kita yang ingin mencari pengalaman baru dengan tinggal dan mengadu nasib di Negeri matahari terbit. Menurutmu?






foto: Japan Ministry of Justice, cbc

(ADP)