Yuk, Ikutin Proses Pembuatan Anime!


94
94 points

Pembuatan anime bukanlah pekerjaan yang mudah. Serangkaian proses yang panjang harus dilalui sebelum sebuah anime tampil di layar kaca. Sebelumnya, tidak banyak orang yang tahu bagaimana anime dibuat secara detail. Namun, di tahun 2014, anime Shirobako memberikan gambaran perindustrian anime di Jepang secara jelas sehingga para penggemar teredukasi dan terinspirasi dengan pembuatan anime.

Penasaran bagaimana anime favoritmu dibuat? Yuk, ikuti proses pembuatan anime di bawah ini.

Tahap-Tahap Pembuatan Anime

Menurut ComicVerse, proses produksi anime terbagi dalam tiga tahap utama, yaitu praproduksi, produksi, dan pascaproduksi. Penjelasan dari masing-masing tahapan adalah sebagai berikut:

Praproduksi

1. Perencanaan

Pertama, tim akan membahas ide cerita bersama produser. Hal-hal yang dibahas antara lain adalah penulisan naskah, desain karakter, jadwal produksi, target pemirsa, anggaran, dan perekrutan staf. Hasil diskusi yang disetujui produser akan diteruskan ke tahap pembuatan papan cerita. Jika tidak ada kesepakatan di tahap ini maka proses pembuatan anime bisa dibatalkan.

2. Pembuatan storyboard atau papan cerita

Kali ini adalah peran sutradara untuk bertanggung jawab dalam pembuatan papan cerita. Sutradara mengarahkan setiap adegan tokoh melalui papan cerita. Selain itu, sutradara akan dibantu oleh penata warna, penata artistik, dan desainer karakter untuk mengarahkan beberapa hal teknis, seperti pembuatan desain karakter dan latar belakang.

Papan cerita berisi potongan adegan, gerakan aktor, pergerakan kamera, panjang frame, dan dialog per detik. Nah, bayangkan saja jika satu episode anime berisi 300 potong adegan. Berapa banyak gambar yang akan dibuat sutradara? Pekerjaan yang rumit sekaligus luar biasa ya.

Produksi

Proses pembuatan anime selanjutnya adalah masa produksi. Papan cerita yang selesai dibuat akan memulai proses produksi. Sutradara akan menyerahkan tanggung jawab setiap episode pada masing-masing asisten sutradara. Berikut ini adalah tahap-tahap di masa produksi, yaitu:

1. Layout atau tata letak

Staf yang bertugas menangani tata letak akan memberikan detail atau latar belakang pada papan cerita. Sekalipun dalam satu adegan tidak ada latar belakang, staf tata letak akan memberikan sentuhan agar potongan adegan lebih hidup.

2. Animasi kunci

Animasi kunci bisa dikatakan sebagai proses utama dalam pembuatan animasi. Papan cerita yang telah diberi tata letak akan dibuat ulang sesuai frame yang diperlukan di setiap adegan. Satu episode anime bisa memerlukan lebih dari 20 animator kunci

3. Animasi in-between

Tidak semua hal berjalan dengan lancar, termasuk dalam membuat animasi kunci. Maka dari itu, ada animator in-between yang berperan mengawasi dan memastikan bahwa setiap adegan bergerak secara halus.

4. Digitalisasi

Selanjutnya adalah tahap digitalisasi. Setiap adegan akan diberi warna dan efek visual oleh penata warna dan penata efek visual.

Pascaproduksi

Setelah proses pembuatan animasi selesai, waktunya proses penyuntingan dimulai. Proses penyuntingan meliputi pengisian suara karakter, pemberian efek suara, maupun penyisipan latar musik. Sutradara yang akan mengarahkan proses ini.

Apabila proses penyuntingan telah selesai, sutradara akan mengecek setiap tahap dalam proses produksi serta memastikan tidak ada kendala dalam pengerjaan episode. Kemudian, sutradara akan memberikan saran dan kritik untuk pembuatan episode berikutnya.

Demikian seluk-beluk proses pembuatan anime yang sayang untuk dilewatkan. Sungguh proses yang panjang dan tidak mudah, bukan? Belum lagi jika ada kesalahan dalam sebuah tahap, alur pembuatan anime bisa menjadi kacau. Maka dari itu, hargailah kerja keras para kreator anime dengan berkontribusi dan menonton secara legal ya!


What's Your Reaction?

hate hate
1
hate
confused confused
1
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
1
love
lol lol
1
lol
omg omg
4
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *