Gimana Bahasa Jepang untuk Berkenalan ya?


98
1 share, 98 points

Bahasa Jepang merupakan salah satu bahasa tersulit di dunia. Meskipun tidak sesulit bahasa Mandarin, bahasa Jepang juga memiliki tantangan tersendiri saat dipelajari. Pelafalan, intonasi, penekanan, dan jeda dalam bahasa ini tentunya berbeda dengan bahasa-bahasa dari negara lain. Jika berencana berlibur ke Jepang, ada baiknya untuk mempelajari bahasa Jepang dasar, seperti perkenalan. Apalagi jika Kamu seorang backpacker yang serba hemat dan tidak menyewa jasa pemandu wisata.

Nah, apa saja kalimat-kalimat bahasa Jepang untuk berkenalan yang perlu Kamu pelajari? Yuk, cermati poin-poin dan pembahasannya berikut ini.

Mengawali perkenalan

Hajimemashite merupakan kata yang biasa digunakan ketika Kamu ingin berkenalan dengan seseorang yang baru pertama kali ditemui. Sebelum menyatakan data diri seperti nama, tempat asal, dan profesi, kata ini perlu diucapkan terlebih dahulu. Hajimemashite berarti “salam kenal” atau “perkenalkan” dalam bahasa Indonesia.

Kamu juga bisa mengucapkan salam sebelum memperkenalkan diri. Ucapan salam biasanya disesuaikan dengan waktu ketika Kamu mengucapkannya. Misalnya, konnichiwa yang berarti “halo” atau “selamat siang”. Kamu juga bisa mengucapkan ohayou gozaimasu yang artinya “selamat pagi” atau konbanwa yang berarti “selamat malam”.

Perkenalkan nama Kamu

Nama adalah hal pertama yang disebutkan ketika seseorang ingin memperkenalkan diri. Ada beberapa bentuk kalimat yang bisa dipakai untuk memperkenalkan nama Kamu. Sebagai contoh, apabila memiliki nama Nana, ucapkan watashi wa Nana desu yang berarti “saya adalah Nana”. Ini merupakan bentuk perkenalan nama yang paling umum digunakan.

Ada pula bentuk yang lebih sopan, yaitu watashi wa Nana to moushimasu. Jika yang Kamu sebutkan sebelumnya adalah nama lengkap dan ingin memberi tahu nama panggilan, gunakan Nana to yonde kudasai yang berarti “panggil saja Nana”. Bentuk yang satu ini bisa menciptakan kesan akrab dalam percakapan.

Menyebutkan tempat asal atau tempat tinggal

Bahasa Jepang untuk berkenalan selanjutnya adalah menyebutkan tempat asal, kewarganegaraan, atau tempat tinggal. Untuk kewarganegaraan, ucapkan watashi wa Indonesia-jin desu yang artinya “saya orang Indonesia”. Kamu juga bisa menggunakan Indonesia kara kimashita yang berarti “saya datang dari Indonesia”. Selanjutnya, gunakan Indonesia shusshin desu yang artinya “saya berasal dari Indonesia”.

Menyatakan profesi, usia, hal kesukaan

Carilah terjemahan profesi, usia, dan hal kesukaan Kamu di kamus bahasa Jepang terlebih dahulu. Misalnya, apabila Kamu berprofesi sebagai guru, ucapkan sensei desu yang artinya “saya guru”. Selanjutnya, jika ingin mengucapkan “umur saya 21 tahun”, ucapkan nijuuichi-sai desu. Apabila Kamu sangat suka pada kucing atau neko, ucapkan watashi wa neko ga suki desu.

Tutup perkenalan

Tutup perkenalan Kamu dengan mengucapkan douzo yoroshiku onegaishimasu. Kalimat ini bisa berarti “senang berkenalan dengan Kamu” atau “mohon bantuannya”. Untuk bentuk lain, gunakan yoroshiku onegaishimasu. Bisa juga mengucapkan yoroshiku yang lebih kasual dan biasa digunakan remaja sebaya. Setelah itu, Kamu dapat bertanya balik kepada lawan bicara agar mereka memperkenalkan diri.

Nah, itulah kalimat-kalimat bahasa Jepang untuk berkenalan yang bisa Kamu gunakan. Dengan mempelajari dan menghafalkannya, tentu akan semakin mudah untuk berkenalan dengan orang Jepang dan menambah wawasan. Jangan lupa sertakan gestur yang sopan dan santun agar komunikasi berjalan lancar. Semoga perjalanan Kamu ke Jepang menyenangkan ya!


What's Your Reaction?

hate hate
4
hate
confused confused
4
confused
fail fail
4
fail
fun fun
5
fun
geeky geeky
3
geeky
love love
9
love
lol lol
3
lol
omg omg
3
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *