Menikmati Tradisi Tsukimi di Musim Gugur


98
98 points

Jepang merupakan salah satu negara dengan pergantian 4 musim yang indah, dari musim panas, musim semi, musim dingin, hingga musim gugur. Selain musim semi, musim gugur menjadi momen terbaik untuk mengunjungi Jepang. Pepohonan di jalanan pun akan  menyambut datangnya musim gugur dengan dedaunan memerah.

Musim gugur yang berlangsung dari bulan September hingga November ini dianggap sebagai musim yang romantis. Dengan warna kuning, merah, oranye, dan kecoklatan, berpadu menyajikan pemandangan yang indah luar biasa. Dan saat musim gugur juga  menjadi kesempatan untuk menyaksikan festival unik, salah satunya adalah tradisi Tsukimi ini, yang tak boleh dilewatkan saat mengunjungi Jepang.

Festival Unik hanya di Musim Gugur

Rasanya sebelum berkunjung ke Jepang, kamu perlu mengintip beberapa festival unik yang hanya berlangsung di musim gugur ini, yaitu:

  • Festival Nagoya, bertujuan untuk menghormati tiga ksatria terkuat di zaman old yaitu Oda Nobunaga, Toyotomi Hideyoshi, dan Tokugawa Ieyasu.
  • Festival Takayama, yang disebut sebagai Festival Hachiman dan dirayakan di musim gugur di Kuil Shinto Sakurayama Hachiman.
  • Festival Kaname, dilangsungkan dengan upacara Hatsu Ho Hiki (contoh beras utama) berupa persembahan beras panen ke kuil bagi para dewa.
  • Festival Tori No Ichi menjadi saat yang tepat bagi warga lokal untuk berdoa pada Tuhan agar panennya berhasil baik.

Dari beberapa festival tersebut, ada satu festival yang dianggap istimewa di musim gugur yaitu Festival Tsukimi. Pernah mendengar tentang Tsukimi? Apa keistimewaannya hingga tak boleh dilewatkan jika berkunjung ke sana?

Tradisi Tsukimi di Musim Gugur

Masyarakat setempat memang memiliki tradisi dan hobi yang populer yang disebut dengan Tsukimi atau Otsukimi. Tsukimi atau Otsukimi merupakan sebuah tradisi unik untuk memandang bulan purnama musim gugur di Jepang. Tujuan memandang bulan ini menjadi cara tradisional sebagai pernyataan syukur, akan hasil panen yang baik serta berdoa untuk hasil panen di masa mendatang.

Secara harfiah Tsukimi berarti ‘melihat bulan’ (tsuki berarti ‘bulan’, mi berarti ‘melihat’). Festival yang bertujuan untuk merayakan panen ini mirip dengan budaya thanksgiving di Amerika dan Kanada.

  • Festival Tsukimi menjadi salah satu festival musim gugur di Jepang yang dianggap istimewa, sehingga masih dilakukan hingga kini. Festival ini diadakan guna menyambut bulan purnama saat musim gugur. Biasanya kejadian bulan purnama ini berlangsung antara tanggal 25 September – 23 Oktober.
  • Festival budaya tradisional yang dianggap penting ini memang biasa dilakukan pada hari ke-15 di bulan ke-8 dan hari ke 13 bulan ke-9 dalam kalender Jepang. Sedangkan malam terbaik dari festival ini berlangsung di malam ke-15 bulan ke-8 kalender lunar atau dikenal sebagai Jugoya no Tsukimi.
  • Berhubung perayaan festival dilangsungkan dengan memandang bulan purnama, prosesi dilakukan di malam hari dengan suasana santai. Masyarakat setempat akan duduk berkumpul sambil menyantap susuki (rumput khas Jepang) dan tsukimi dango, kastanye, serta satoimo (ubi Jepang). Setelah itu, dilanjutkan dengan menikmati keindahan bulan purnama sambil minum sake.
  • Sejumlah acara pun biasanya diselenggarakan mulai akhir bulan September hingga bulan Oktober. Acara khususnya bisa ditemui di kuil, taman, dan berbagai fasilitas komersial di seluruh Jepang seperti Tokyo Skytree atau Tokyo Tower.

Nah, jika kamu penasaran dan  merasa tertarik dengan festival musim gugur di Jepang ini, jangan lewatkan untuk menikmati tradisi Tsukimi di musim gugur ini ya!


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
1
love
lol lol
0
lol
omg omg
1
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *