Orang Jepang Kurang Suka Makanan Pedas?


98
98 points

Sebenarnya, kategori pedas masing-masing individu itu berbeda. Pun demikian dengan orang Jepang. Level pedas orang Jepang tentu tidak bisa disamakan dengan orang-orang di Indonesia yang doyan makan cabai.

Sekadar informasi, Jepang ternyata punya makanan pedas, bahkan tak jarang makanan tersebut dicampur dengan bubuk cabai. Namun, bubuk cabai hanya ditambahkan dalam jumlah sedikit alias sebagai bumbu pelengkap layaknya vetsin.

Alasan Mengapa Orang Jepang Kurang Suka Makanan Pedas

Jadi, apakah orang Jepang benar-benar kurang suka pedas? Ya, orang Jepang menghindari rasa pedas yang berlebihan karena mampu mengurangi rasa orisinal dari makanan yang mereka makan. Seperti yang diketahui, apabila menambahkan cabai dalam jumlah banyak, maka rasa pedas akan menjadi lebih dominan dari rasa asli sampai-sampai kamu tidak bisa menikmati proses makan akibat lidah yang terbakar.  

Lagi pula, sebagian besar orang Jepang sangat berhati-hati dalam mengolah makanan agar gizi dan kesegarannya tetap terjaga. Memakan makanan kaya gizi menjadi cara bagi mereka untuk menjaga agar tubuhnya tetap sehat. Di sisi lain, konsumsi pedas yang berlebihan mampu memberikan dampak buruk bagi kesehatan terutama bagi mereka dengan  penyakit mag.

Bagaimana dengan Wasabi?

Wasabi merupakan pasta berwarna hijau yang terbuat dari tanaman sejenis lobak (wasabia japonica). Di Jepang, makanan ini sering kali digunakan sebagai pengganti cabai karena rasanya yang pedas. Dulu, wasabi sengaja digunakan di sushi/sashimi untuk menggantikan peran alkohol dalam membasmi kuman. Selain itu, wasabi juga berfungsi sebagai pengawet ikan agar tidak cepat busuk.

Sensasi pedas yang ditimbulkan wasabi terbilang beda dengan rasa pedas cabai. Unsur isothiocyanates yang terkandung dalam wasabi membuat pasta hijau ini memiliki rasa menyengat hingga menusuk hidung. Beberapa orang Indonesia yang pernah mencobanya berpendapat bahwa rasa wasabi mirip dengan rasa pasta gigi.

Oh iya, di balik rasanya yang pedas, wasabi ternyata memiliki sejumlah kandungan yang bermanfaat seperti, vitamin C, kalsium yang tinggi, dan kandungan antiinflamasi yang mampu membangkitkan energi dalam tubuh. Kabarnya, wasabi juga dipercaya dapat meringankan penyakit alergi, asma, hingga kanker.

Sejumlah Restoran yang Menyajikan Makanan Pedas

Meski tidak terlalu menyukai makanan dengan rasa pedas yang berlebihan, nyatanya sejumlah restoran di Jepang berikut ini menyajikan menu bercita rasa pedas.

1. Magic Spice: Aquerius

Aquerius merupakan makanan jenis kari yang berasal dari Kota Sapporo, Hokkaido. Beda dengan masakan kari pada umumnya, menu Aquerius yang dijual oleh restoran bernama Magic Spice ini memiliki cita rasa sangat pedas. Kalau kamu penasaran, lokasi restorannya berada sekitar 6 menit jalan kaki dari Stasiun Shimokitazawa.

2. Rishiri: Ramen Orochon

Belum afdal kalau ke Jepang tanpa mencicipi ramen. Untuk kamu yang doyan pedas, menyantap seporsi Ramen Orochon yang disajikan restoran Rishiri bisa menjadi pilihan yang tepat. Pasalnya, ramen dengan kaldu kura-kura berkulit halus ini disajikan dalam level kepedasan mulai dari 1 sampai 9. Rishiri berjarak sekitar 7 menit dari Stasiun Shinjuku.

3. Akai Tsubo: Mapo Doufu

Akai Tsubo, restoran yang berlokasi 3 menit dari Stasiun Omotesando ini menyajikan beragam olahan pedas khas Asia seperti Jepang, China, dan Korea. Salah satu makanan pedas yang tak boleh kamu lewatkan ialah Mapo Doufu.

Itulah ulasan mengenai alasan mengapa orang Jepang kurang suka makanan pedas yang berlebihan. Meski begitu, untuk kamu yang sedang berlibur ke Jepang dan ingin menikmati makanan dengan rasa pedas, 3 restoran di atas bisa dicoba.  


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
1
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
1
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *