Penasaran tentang Mie Ramen? Yuk Simak Sejarah, Jenis dan Rekomendasi Restorannya di Jepang!


150
150 points

Selain sushi, mie ramen adalah makanan Jepang yang paling populer di dunia. Sajian ini dibuat dengan mi dari tepung yang dihidangkan bersama kuah kaldu, kadang dengan kecap (shoyu) dan miso. Potongan daging, nori (rumput laut kering) dan daun bawang biasanya ditaburkan sebagai topping pelengkap.

Meski dikenal sebagai masakan khas Jepang, ramen sebenarnya merupakan adaptasi dari sajian mi tepung asal Cina. Makanan ini pertama kali diperkenalkan ke Jepang lewat imigran dari Cina di akhir abad ke-19 dan di awal abad-20. Menurut Museum Ramen Yokohama, ramen mulai masuk ke Jepang pada tahun 1895. Saat itu mi hanya disajikan dengan kuah kaldu dan daging babi panggang ala Cina yang sederhana.

Jenis-jenis Ramen Berdasarkan Daerah Regional

Seperti halnya sate di Indonesia yang punya banyak macam, ramen ternyata juga memiliki cara masak  dan penyajian yang berbeda-beda di tiap daerah. Secara umum, ada 4 jenis ramen berdasarkan basis kuahnya yakni shio (ramen dengan rasa dasar asin), shoyu (ramen dengan kuah dari soy sauce atau kecap), miso (ramen dengan bahan dasar kuah dari pasta kacang kedelai) dan tonkotsu (ramen dengan kuah berbahan dasar tulang babi).

Keempat jenis ramen di atas pada dasarnya mudah ditemukan hampir di seluruh wilayah di Jepang. Tapi, di beberapa area, masyarakat setempat punya cara unik masing-masing dalam memasak makanan khas Jepang ini. Simak 11 macam ramen berdasarkan daerah regionalnya berikut ini!

  • Sapporo Ramen

Sapporo, ibukota prefektur Hokkaido yang berada di wilayah paling utara Jepang ini dikenal sebagai tempat lahirnya ramen dengan kuah miso. Miso ramen sangat populer di kalangan penduduk setempat. Selain itu, di kota ini tidak hanya ada satu jenis miso ramen melainkan ada dua yakni Ganso Ramen Yokocho dan Shin Ramen Yokocho.

  • Hakata Tonkotsu Ramen

Keunikan ramen dari Hakata atau Fukuoka modern ini adalah kuahnya yang putih menyerupai susu. Kuah ini dibuat dari tulang babi yang direbus pada suhu tinggi sampai seluruh kolagennya keluar dan menciptakan rasa yang kaya.  Ramen kemudian disajikan dengan mi lurus tipis yang dimasak dengan kekenyalan sedang, ditaburi irisan daging babi panggang tebal, bawang putih, wijen dan acar jahe.

  • Kitakata Ramen

Varian yang berasal dari Fukuoka utara ini dikenal karena minya yang dipotong secara manual dengan tangan. Mi telur yang bergelombang dan berlemak ini dicampurkan ke dalam sup berbasis shoyu. Di atasnya ada taburan topping sederhana yakni daging babi, rebung, irisan narutomaki, kue ikan spiral dengan paduan putih dan merah muda yang cantik. Ramen Kitakata konon sangat cocok menggambarkan nilai klasik kuliner Jepang ini.

  • Wakayama Ramen

Masyarakat di Prefektur Wakayama biasa menyantap chuka soba alias mi bergaya Cina ketimbang ramen. Jika Anda memesan menu itu, Anda akan mendapatkan semangkuk ramen tonkotsu-shoyu yang menyatukan kaldu tulang babi yang populer di Jepang barat dengan kaldu kecap di Jepang timur. Minya tipis, lurus dan lengket. Sekilas mirip dengan ramen Hakata dengan topping daun bawang yang melimpah dan sepotong kue ikan narutomaki.

  • Onomichi Ramen

Onomichi adalah sebuah kota tepi laut di Prefektur Hiroshima, di Laut Pedalaman Seto. Tidak heran jika sajian ramen yang dibuat penduduk setempat berbahan baku makanan laut segar. Kaldu berbahan dasar shoyu dengan sedikit ayam dan daging bagi ditambah lapisan lemak punggung babi yang kaya rasa. Setiap harinya, ada ratusan orang yang antre berbaris di berbagai toko ramen untuk mencicipi kelezatan ramen Onomichi ini.

  • Nagoya “Taiwan” Ramen

Meski dinamai “Ramen Taiwan”, gaya ramen lokal Nagoya ini sebenarnya bukan hasil impor langsung dari Taiwan. Namanya terinspirasi dari koki Taiwan yang konon pertama kali menemukan menu ini. Taiwan ramen disajikan dalam kaldu shoyu pedas dengan daging babi, bawang putih dan bawang merah. Sajian ini menjadi pelopor makanan pedas di Jepang. Meski sudah lama namun popularitas ramen satu ini tetap bertahan hingga sekarang.

  • Okinawa Soba

Okinawa merupakan rantai kepulauan di ujung barat daya Jepang. Dulunya merupakan kepulauan independen dengan Kerajaan Ryuku sebagai pusatnya. Ryuku memiliki bahasa, budaya dan makanan khas sendiri termasuk gaya memasak ramen yang dikenal dengan nama “Okinawa Soba”. Minya yang disebut soba lebih mirip dengan mi tepung udon tapi disajikan dalam kaldu bergaya ramen. Kuahnya dibuat dengan daging babi, potongan abon ikan dan rumput laut. Soba Okinawa ini memiliki topping unik yang berbeda dengan ramen lain termasuk iga dan kaki babi.

  • Hakodate Ramen

Hakodate merupakan sebuah kota pelabuhan di Hokkaido yang dianggap sebagai rumah bagi ramen shio atau ramen berbasis garam. Kaldu supnya bening, dibuat dengan daging ayam, babi, makanan laut dan rumput laut yang disajikan dengan mi lurus yang dimasak sampai empuk. Meskipun shio ramen tidak lebih asin dari shoyu ramen, profil rasanya sedikit lebih ringan.

  • Kurume Ramen

Kurume ramen merupakan ramen asli Kyushu yang bahkan sudah ada sebelum tonkotsu ramen asal Hakata populer. Ramen dari Kota Kurume juga menggunakan kaldu tulang babi atau tonkotsu namun rasanya lebih kaya dan lebih kental daripada ramen Hakata. Aroma babinya bahkan jauh lebih kuat.

  • Kagoshima Ramen

Kagoshima adalah satu-satunya wilayah di Kyushu yang tidak terpengaruh oleh ramen tonkotsu Kurume yang kental dan berat. Sebaliknya, ramen di sini menggunakan kaldu campuran daging babi, ayam, sarden kering, sayuran dan jamur shiitake kering yang diberi daun bawang. Supnya berwarna keruh dengan rasa ringan yang cenderung berbeda dari ramen-ramen lain di wilayah Kyushu.

  • Nagasaki Champon

Meski tidak bisa dikatakan sebagai salah satu jenis ramen, champon adalah makanan berbahan mi khas dari Nagasaki. Minya dibuat dengan irisan tebal yang dimasak langsung bersama supnya dengan tambahan daging, sayuran dan aneka makanan laut. Champon konon merupakan makanan hemat ala pelajar Cina yang berlajar di Nagasaki namun sudah tercampur dengan budaya kuliner ala Jepang.

10 Tempat Makanan Ramen Paling Recommended di Jepang

Sebelas macam ramen di atas memang bisa Anda cicipi dengan datang langsung ke daerah regionalnya masing-masing. Tapi sebenarnya tidak perlu serepot itu karena dengan melakukan surfing di internet, Anda bisa menemukan gaya-gaya ramen di atas dengan berkeliling Tokyo atau kota-kota besar lain di Jepang.

Nah, kalau berniat mencicipi berbagai jenis ramen, ada 10 tempat yang paling direkomendasikan yang bisa Anda coba saat berkunjung ke Jepang. Apa saja?

  1. Menya Itto

Menya Itto merupakan restoran ramen dengan peringkat tertinggi di situs pencintan kuliner Jepang, Tabelog. Restoran yang berada di Tokyo ini juga berhasil meraih medali perunggu pada tahun 2017. Ramen di sini dibuat dengan kuah berbasis kaldu ikan. Dilengkapi dengan bakso special dari ayam berkualitas, ramen di sini benar-benar layak untuk dicoba. Menu tsukemen-nya konon paling recommended!

Menya Itto terletak di dekat Stasiun Shin Koiwa, agak jauh dari tempat-tempat wisata populer. Kalau tidak mau terjebak antrean yang terlalu panjang, sebaiknya Anda datang setengah jam sebelum jam buka. Sebagai informasi, mereka buka pukul 10.30 saat weekend dan pukul 11.00 di hari biasa.

  • Ginza Kagari Ramen

Tidak seperti ramen-ramen lain yang menggunakan kuah berbahan daging babi, di sini Anda bisa menemukan ramen dengan bahan dasar kaldu ayam. Ginza Kagari yang berada di dekat Stasiun Ginza ini menyajikan kuah kaldu kental namun terasa halus seperti sutra saat diseruput. Anda juga bisa meminta tambahan topping berupa irisan daging sapi atau daging babi panggang.

Ginza Kagari Ramen sempat tutup beberapa waktu yang lalu namun kembali dibuka pada Desember 2018 lalu. Alamatnya juga sudah pindah ke 6-4-12 Ginza, Chuo-ku, Tokyo. Restoran ini buka mulai dari jam 11 siang tapi bisa tutup lebih cepat, tergantung ketersediaan menu.

  • Tsuta Ramen

Tsuta sebenarnya adalah restoran soba, namun dalam daftar Michelin, restoran ini mendapatkan bintang untuk kategori ramen. Tsuta Ramen merupakan restoran ramen pertama di Jepang yang berhasil meraih penghargaan bintang prestisius dalam dunia kuliner ini.

Terlepas dari antreannya yang panjang setiap hari, restoran ini hanya menyediakan 9 kursi saja di dalamnya. Dan dalam satu hari, hanya 150 porsi yang mereka jual! Tsuta Ramen terkenal dengan soba berbasis kuah shoyu yang sudah difermentasi selama 2 tahun.

Minya dibuat dengan 4 macam tepung gandum, kemudian disajikan dengan irisan daging dengan saus truffle hitam, kaldu campuran ayam dan seafood, garam batu, anggur merah dan infus rosemary. Selain itu, Tsuta juga menerapkan cara antre yang unik termasuk penyerahan deposit sebesar 1000 yen yang bisa diambil lagi saat kita selesai makan.

  • Menya Gokkei

Pada tahun 2016, Menya Gokkei mendapat predikat sebagai ramen terbaik dari Kyoto di situs Tabelog. Restoran ini berada di Jalan Ramen Ichijoji yang populer, dekat dengan Stasiun Ichijoji. Ramen di sini disajikan dengan kuah kaldu ayam yang kental. Anda bisa memilih rasa original, spicy atau rasa abon ikan.

  • Ramensou Chikyu Kibo de Kangaero

Antrean panjang yang dengan mudah Anda temukan meski sudah larut malam di tempat ini menjadi bukti kelezatan salah satu restoran ramen populer di Kyoto ini. Mi yang kenyal terendam kuah kaldu babi yang kaya. Potongan dagingnya pun banyak membuat orang rela mengantre hingga berjam-jam demi bisa merasakan kelezatannya. Anda bisa langsung datang ke 1153-9 Shumokumachi Fushimi-ku Kyoto, dekat dengan Stasiun Fushimi.

  • Ramen Toudai

Saat Anda berkunjung ke Kyoto dan ingin menikmati sedapnya street ramen, Ramen Toudai yang berada di lantai 10 Stasiun Kyoto JR ini layak dicoba. Ramen disini dibuat dengan gaya Tokushima yang berbasis tulang rusuk babi dan shoyu. Anda bisa menambahkan telur mentah yang sudah dipasteurisasi sebanyak yang Anda suka. Ambil irisan daging babi, campurkan dengan telur mentah dan nikmati seperti sukiyaki.

  • Ichiran Ramen

Anda mungkin sudah sering mendengar nama Ichiran Ramen. Ya, Ichiran merupakan jaringan restoran ramen yang tidak hanya populer di Jepang tapi juga di dunia. Pusatnya ada di Hakata, Prefektur Fukuoka.

Di lantai bawah, Anda akan menemukan pemandangan seperti yang biasa tampak di restoran ramen biasa. Namun di lantai dua, ada Concentrate on The Flavour yang memungkinkan Anda bersantap ramen tanpa diganggu percakapan dengan siapapun.

Berada di tempat asalnya, Ichiran Ramen menggunakan kuah berbasis tulang babi atau tonkotsu. Di sini Anda juga bisa memilih sendiri preferensi rasa yang diinginkan mulai dari kekentalan kuah, kekenyalan mi dan lain sebagainya. Telur rebus yang masih lengkap dengan kulitnya adalah topping yang paling populer di Ichiran Ramen Fukuoka ini.

  • Menya Jouruku

Restoran ramen yang berada di dekat Stasiun Namba ini mendapat predikat sebagai restoran ramen terbaik di Osaka tahun 2016 versi situs Tabelog. Mereka menyajikan Higashi-Osaka Takaido ramen yang dibuat dengan kuah shoyu dan kaldu ayam. Cocok untuk Anda yang ingin mencicipi ramen berbasis shoyu dengan rasa tidak terlalu berat.

  • Hakata Issou

Sebagai salah satu varian ramen paling populer, tidak sah rasanya kalau tidak mencicipi tonkotsu ramen langsung di daerah asalnya. Hakata Issou yang berada di Kawasan Hakata Ward ini adalah salah satu restoran terbaik di Hakata. Tidak heran jika hampir setiap hari, antreannya selalu panjang.

Ramen Hakata Issou dibuat dengan bahan daging babi premium produksi peternak lokal yang kaya dan lembut. Hasilnya adalah kuah kaldu dengan rasa sedap yang saking silky-nya sampai dijuluki “Pork Bone Cappucino” oleh para pencinta ramen setempat.

Kokinya meracik mi kukus dengan daun bawang, rumput laut dan chashu (irisan perut babi yang direbus), kemudian dimasak selama berjam-jam dengan proporsi lemak dan daging yang sempurna. Meskipun harus menunggu lama, Anda dijamin tidak akan kecewa bersantap di sini.

  1. Mengekijou Genei

Pernah membayangkan menyantap semangkuk ramen di dalam teater? Anda bisa melakukannya di salah satu restoran di Hakata ini. Terletak di area Yakuin,  Mengekijou Genei menghadirkan konsep teater mi yang menarik. Di pintu masuk Anda akan menemukan tanda dari kayu bertuliskan “sedang tayang”.

Sayangnya, tempat ini hanya bisa menampung 15 orang pelanggan saja per sesinya. Seperti nama tempatnya, pengaturan meja dan kursi dibuat menghadap ke panggung depan (dapur) dengan koki yang meracik ramen langsung di depan Anda.

Hanya ada 4 menu di restoran ini dengan sentuhan inovasi yang membedakannya dengan ramen Hakata tradisional. Mengekijou Genei terkenal karena shoyu ramen-nya, tapi jika Anda ingin mencoba sesuatu yang pedas, cobalah tan tan men, ramen dengan kuah cokelat. Ramen ini dibuat dengan saus wijen khas Mengekijou Genei dengan kaldu berbasis tonkotsu. Jangan lupa topping telur mentah untuk memberikan sentuhan akhir pada semangkuk ramen Anda!

Ramen Halal di Jepang

Sepuluh nama di atas hanya sebagian kecil dari restoran-restoran yang menyajikan ramen sedap di Jepang. Jika Anda mau berkeliling, bukan tidak mungkin Anda akan menemukan restoran ramen lain yang tak kalah enaknya.

Untuk Anda yang ingin mencari ramen halal, baik Tokyo maupun prefektur lain di sekitarnya sudah banyak membuka restoran halal. Di Tokyo sendiri ada Halal Ramen Ouka di Shinjuku, Naritaya Halal Ramen Shop di Asakusa, Halal Ramen & Dining Honolu Ebisu di Ebisu hingga T’S Tantan di Keiyo Street.

Berkunjung ke Jepang tentu tidak hanya tentang menikmati kekayaan budaya dan teknologinya. Ramen merupakan salah satu masakan Jepang yang tidak boleh lupa Anda cicipi saat berkunjung ke negeri Sakura ini.  Dengan list di atas, mari berburu ramen sedap di Jepang!


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
1
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
2
love
lol lol
1
lol
omg omg
2
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format