Tips Dasar Sebelum Menggunakan Kereta di Jepang


105
105 points

Jepang adalah salah satu negara yang memiliki sistem transportasi umum terbaik di dunia, termasuk jenis transportasi keretanya. Masyarakat setempat pun banyak menggunakan layanan ini untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas mereka.

Dengan sistem dan jalur kereta yang telah terintegrasi dengan sedemikian baik, sayang jika Anda tidak menggunakan fasilitas ini saat berkunjung ke Jepang. Lagipula, berkeliling Jepang dengan kereta juga salah satu cara untuk menghemat pengeluaran sehingga cocok bila Anda ingin mendapat pengalaman ke Jepang dengan maksimal tanpa membuat kantong jebol.

Mengenali Jenis-Jenis Kereta di Jepang

Saat mendengar kata Jepang dan kereta, hal yang terlintas dalam benak Anda mungkin adalah shinkansen alias kereta super cepat. Hal ini sama sekali tidak salah, tetapi pastikan bahwa Anda mengetahui bahwa tidak semua kereta di Jepang adalah shinkansen.

Kereta lokal (futsu/local)

Jenis kereta dengan kecepatan paling lambat dan berhenti di setiap stasiun.

Kereta cepat (kaisoku/rapid)

Memiliki tiket yang sama dengan kereta lokal, tetapi hanya berhenti di beberapa stasiun kecil.

Kereta ekspres (kyuko/express)

Termasuk dalam kelompok kereta cepat dan hanya berhenti di beberapa stasiun.

Kereta ekspres terbatas (tokkyu/limited express)

Memiliki kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan kereta ekspres dan sering disingkat dengan LTD.EXP.. Kereta ini hanya berhenti di beberapa stasiun.

Kereta super ekspres (shinkansen/super express)

Kereta tercepat di Jepang dan tidak melalui semua stasiun. Umumnya, nama stasiun yang dilewati akan memiliki awalan ‘shin’, seperti Stasiun Shin-Aomori, Shin-Osaka, dan sebagainya.

Mengenali Rute Kereta Api di Jepang

Menggunakan transportasi publik di negara lain mungkin akan sedikit membingungkan di awalnya. Terlebih jika melihat peta kereta api di Jepang yang begitu kompleks dan belum terbiasa menggunakan fasilitas ini, boleh jadi Anda akan panik.

Namun, jangan sampai nyali menjadi ciut dan Anda memutuskan untuk menggunakan taksi. Pasalnya, argo taksi di Jepang sangat tinggi. Alih-alih mendapat pengalaman traveling ke Jepang murah, pengeluaran Anda dapat membludak hanya karena masalah ini.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memetakan destinasi. Setelah itu, tentukan jenis dan nama kereta apa yang akan digunakan. Hal ini dipermudah dengan adanya peta jalur kereta di setiap wilayah berikut legenda yang memuat informasi warna-warni jalur. Perbedaan warna ini menunjukkan nama kereta apa yang akan digunakan.

Untuk lebih memahami alur membaca rute, perhatikan penjelasan berikut.

  1. Temukan titik stasiun tempat Anda berada pada peta yang biasanya terletak di atas vending machine untuk membeli tiket.
  2. Carilah stasiun tujuan Anda.
  3. Perhatikan warna jalur yang menghubungkan dari posisi Anda saat ini menuju destinasi.
  4. Pada bagian legenda peta, warna akan menunjukkan jenis kereta yang akan digunakan. Seperti misal untuk peta Osaka, warna merah melambangkan jalur Midosuji, warna cokelat melambangkan jalur Sakaisuji, warna hijau melambangkan jalur Chuo, dan seterusnya.
  5. Dari situ, Anda akan dapat menentukan apakah harus berganti kereta atau tidak untuk mencapai tujuan. Bila ya, pastikan Anda juga sudah mencatat dengan baik di stasiun mana harus melakukan pergantian.

Selain jalur, peta rute kereta di Jepang juga sudah dilengkapi dengan tarif yang harus Anda bayarkan. Dengan begitu, Anda dapat lebih dahulu menyiapkan nominal yang perlu dipenuhi.

Oh ya, sebagai tambahan, kini ada alternatif lain yang dapat Anda gunakan untuk mempermudah pencarian rute kereta di Jepang. Aplikasi Hyperdia yang dapat diunduh untuk pengguna ponsel Android maupun iOS akan membantu Anda mendapat informasi tentang kereta apa yang harus dipilih, jalur mana yang akan dilewati, serta harga tiket yang dikenakan.

Nah, itulah sedikit informasi mengenai jenis dan rute kereta yang ada di Jepang. Selama perjalanan, pastikan Anda menjaga etika dengan baik mengingat Jepang adalah negara yang sangat terkenal dengan disiplin, toleransi, dan tata kramanya. Ingat kata pepatah, “When in Romes, do as the Romans.”


What's Your Reaction?

hate hate
2
hate
confused confused
1
confused
fail fail
2
fail
fun fun
3
fun
geeky geeky
3
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
1
omg
win win
1
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *