5 Aturan Aneh yang Diterapkan di Sekolah-Sekolah Jepang


112
1 share, 112 points

Selain budaya disiplinnya, banyak hal unik di Jepang yang jadi sorotan dunia. Salah satunya aturan sekolah yang tak masuk akal ini.

Jepang tak cuma terkenal karena budaya disiplin dan tepat waktunya. Tak banyak yang tahu bahwa Negeri Sakura yang satu ini juga punya sistem pendidikan unik yang menjadikannya sebagai salah satu negara tujuan terbaik untuk belajar.

Ya, siapa sangka kalau faktor majunya pendidikan orang Jepang justru karena mereka menerapkan aturan-aturan aneh di sekolahnya? Kalau tak percaya, ini buktinya!

1. Murid Dilarang Pacaran

nagoyahill.com

Yup, sekolah-sekolah di Jepang punya aturan ketat yang melarang murid mereka berpacaran. Jika ketahuan menjalin hubungan dengan siswa lain, siap-siap saja ditegur keras atau bahkan dikeluarkan dari sekolah.

Aturan ini dibuat karena dewan guru menganggap murid masih terlalu dini untuk berurusan dengan soal asmara semacam itu.

2. Tak Ada Guru Pengganti

regex.info

Biasanya sekolah akan menghadirkan guru pengganti kalau si pengajar asli absen karena sakit atau ada kendala lain. Namun, hal yang sama takkan bisa ditemukan di Jepang. Jika sewaktu-waktu ada guru yang berhalangan hadir, kelas akan tetap berjalan dan murid belajar tanpa guru.

Tenang saja, meski belajar mandiri, suasana akan tetap tenang karena mereka sangat disiplin. Wah, bagaimana jika hal ini terjadi di negara lain, ya? Rasanya hampir tidak mungkin.

Baca juga: Bagaimana Orang di Jepang Merayakan Hari Natal Setiap Tahunnya?

3. Murid sebagai Janitor

rumahmilennials.com

Kedisiplinan orang Jepang tecermin saat mereka berada di lingkungan sekolah. Alih-alih menggaji orang sebagai janitor, setiap murid dan guru punya tanggung jawab khusus untuk menjaga kebersihan sekolahnya.

Setiap hari, murid dan guru punya tugas tambahan berupa menyapu, mengepel lantai kelas, menghapus papan tulis, membersihkan toilet, dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan demi menanamkan sikap disiplin dan tanggung jawab sejak dini.

4. Harus Habiskan Makan Siang

globalcitizen.org

Mayoritas sekolah di Jepang tidak punya kantin, food court, atau kafetaria. Ini karena pihak sekolah sudah menyiapkan makan siang sendiri untuk murid dan guru-gurunya. Pada jam makan siang, semua murid dan guru berkumpul dalam kelas atau ruangan khusus untuk makan siang bersama.

Menu yang disajikan biasanya terdiri dari nasi, sup, serta ikan—dan disiapkan oleh petugas khusus. Ingat, setiap orang wajib menghabiskan makan siangnya. Tidak peduli setidak suka apa ia dengan menu yang disajikan.

5. Wajib Meditasi sebelum Kelas Dimulai

buddhazine.com

Murid sekolah menengah di Jepang wajib melakukan meditasi rutin sebelum kelas dimulai. Kegiatan yang disebut mokuso ini dilakukan dengan menutup mata. Manfaatnya adalah agar murid lebih fokus dan siap dalam mengikuti pelajaran. Wah, ternyata budaya Jepang tidak hanya unik, tetapi juga sedikit aneh, ya? Meski tak masuk akal, aturan sekolah tersebut dilakukan semata demi tujuan yang baik, yakni melatih kedisiplinan.


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
1
confused
fail fail
0
fail
fun fun
5
fun
geeky geeky
2
geeky
love love
4
love
lol lol
4
lol
omg omg
5
omg
win win
2
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format