Apakah Aman Tinggal di Jepang yang Sering Gempa ?


105
105 points

Sama seperti Indonesia, Jepang juga merupakan negara yang mengalami frekuensi gempa paling sering di dunia. Setidaknya ada 1.500 kali gempa Jepang terjadi setiap tahunnya. Ini karena posisi Jepang yang berada pada zona Cincin Api Pasifik. Pertemuan empat lempeng yakni lempeng Amerika Utara, Eurasia, Filipina dan Pasifik membuat tremor kecil terjadi hampir setiap hari di negeri sakura.

Dengan frekuensi gempa yang terjadi begitu sering, aman tidak tinggal di Jepang? Pasca gempa besar yang terjadi pada tahun 1995 di Kobe, Jepang melakukan evaluasi besar-besaran. Sadar bahwa negara mereka berada di atas lempeng yang terus bergerak dan tidak bisa dihentikan, satu-satunya cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan peringatan dini. Hal ini dilakukan untuk mengurangi dampak yang mungkin timbul karena gempa.

Tidak heran jika mitigasi gempa Jepang merupakan latihan yang rutin dilakukan di negara tersebut. Saat alarm peringatan gempa berbunyi, anak-anak dilatih untuk mencari tempat perlindungan di dalam sekolah. Selain latihan yang dilakukan setiap satu bulan sekali itu, pemerintah juga melakukan berbagai langkah preventif mencegah kerugian karena gempa. Salah satunya adalah teknologi bangunan yang dibuat tahan gempa, rumah-rumah yang dilengkapi perangkat darurat hingga memaksimalkan teknologi robot untuk mencari korban seandainya gempa terjadi.

Amankah Berkunjung ke Jepang?

Jika penduduk setempat merasa aman tinggal di negaranya karena latihan-latihan dan kebijakan yang dibuat oleh pemerintahannya, bagaimana dengan kamu yang ingin liburan ke sana? Perlukah merasa takut dengan gempa Jepang?

Dengan kunjungan wisatawan yang tinggi sepanjang tahun, Jepang adalah negara yang sangat aman untuk dikunjungi. Meskipun gempa sering terjadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena pemerintah setempat sudah menyiapkan lokasi-lokasi evakuasi seandainya gempa terjadi. Hal yang membuat banyak orang merasa takut ke Jepang karena gempa, justru bukan datang dari gempa itu melainkan rasa takut dari dalam diri. Lantas, bagaimana caranya mempersiapkan diri menghadapi situasi gempa saat kamu berkunjung ke sana?

1. Ketika Berada di Luar Ruangan

Saat kamu berada di luar ruangan dan gempa terjadi, langkah yang harus dilakukan adalah mencari tempat yang jauh dari gedung tinggi. Carilah taman atau lapangan terbuka. Jika tidak ada, carilah gedung dengan desain beton bertulang sebagai tempat berlindung.

2. Ketika Berada di Dalam Kereta

Jika gempa terjadi saat kamu berada dalam kereta, lindungi diri dari benda-benda yang mungkin menjatuhimu. Carilah pilar terdekat untuk berpegangan. Kalau situasi sedang ramai, ambil posisi jongkok dan ringkukkan badan sampai gempa berhenti.

3. Ketika Berada di Dalam Ruangan

Apabila sedang berada di dalam ruangan dan kamu merasa ada gempa, carilah tempat yang cukup kokoh untuk berlindung. Keluar dari dalam rumah pasca gempa sangat berbahaya karena ada risiko kamu akan tertimpa reruntuhan atau serpihan kaca.

4. Ketika Berada di Swalayan atau Toko

Saat berada di dalam toko atau swalayan, perhatikan kaca dari showcase atau barang-bawang yang ada di dalamnya. Lindungi diri dengan pilar yang biasanya ada di dekat eskalator. Tutupi kepala dengan tas agar tidak cedera. Di Tokyo, kamu bisa menemukan beberapa titik evakuasi gempa Jepang seperti Taman Shinjuku Gyoen, SMP Hachiyama hingga Kyobashi Plaza di Ginza. Jika kamu mengalami masalah gempa selama liburan ke Jepang, jangan ragu untuk menghubungi JNTO atau Japanese National Tourist Organization. Unduh aplikasi keamanan di ponsel untuk memperkaya informasi kamu terkait gempa.


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *