Hah? Salju sudah Turun di Hokkaido


91
91 points

Bagaimana cara terbaik menggambarkan Hokkaido? Hokkaido adalah pulau paling utara di Jepang yang memiliki pesona alam luar biasa. Namun, sebenarnya Hokkaido menjadi bagian wisata Jepang yang memiliki segalanya, yang tidak mudah untuk dijelaskan. Pasalnya, wilayah ini memiliki tidak saja garis pantai yang panjang serta panorama alam mengagumkan, tetapi juga lansekap warna-warni yang memesona

Apalagi sajian kuliner yang yummy pun bisa dinikmati hingga bikin kangen. Tak sedikit keseruan dari berbagai festival yang ditampilkan area ini sepanjang tahun, yang bakal menjadi kenangan tak terlupakan bagi para turis.

Perubahan Fenomena Alam Negeri Jepang

Namun, saat ini negeri Jepang mengalami perubahan fenomena alam yang cukup luar biasa. Ini daftarnya:

  • Badai Krosa terjadi di pertengahan bulan Agustus 2019 lalu. Sedangkan Badai Faxai melanda bagian selatan dan timur Jepang, akibatnya banyak daerah mengalami longsor dan banjir. Selain itu banyak penerbangan yang dibatalkan serta penutupan akses ke beberapa tempat, serta putusnya listrik ke sejumlah daerah.
  • Gelombang atau pitam panas yang telah menewaskan lebih dari 57 jiwa sejak bulan Agustus lalu juga melanda Jepang. Gelombang panas ini sudah menyerang Jepang bahkan sejak bulan Juli lalu. Tak hanya korban meninggal, sekitar 1.800 orang pun harus dirawat di rumah sakit.
  • Bahkan dilaporkan oleh Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana Jepang bahwa para korban yang tewas tersebar di 24 prefektur. Fenomena ini juga mengganggu persiapan penyelenggaraan Olimpiade 2020.

Salju Bahkan Sudah Turun di Hokkaido!

Pada tanggal 18 dan 19 September lalu, terjadi fenomena alam yang bisa dibilang aneh. Salju pertama telah terlihat turun di puncak Gunung Asahi-dake dan Gunung Kuro-dake, Prefektur Hokkaido! Salju yang diduga mulai turun untuk pertama kalinya tahun ini di Hokkaido pada tanggal 18 September  2019 pada pukul 6 pagi waktu setempat. Saat ini salju telah menutupi sejumlah wilayah di sekitarnya. Bahkan telah dikeluarkan peringatan pendakian gunung.

  • Konfirmasi turunnya salju ini juga datang dari seorang pekerja operator kereta gantung di Asahi-dake. Terlihat salju dengan intensitas rendah mulai turun di pagi hari.  Ini terbukti dari kamera milik kantor berita NHK yang mengalami pengembunan. Sementara, manajer dari tenda evakuasi di gunung Kurodake juga telah melaporkan salju mulai turun pada tanggal 18 September pukul 11 malam.
  • Salju ini tepatnya turun di Gunung Daisetsu di dalam Taman Nasional Daisetsuzan yang berlokasi tepat di tengah Kota Hokkaido. Tentu saja ini menjadi sebuah fenomena langka yang terjadi di Jepang, tetapi jelas menguntungkan bagi wisata Jepang. Apa sebabnya?
  • Pasalnya, pernah di musim panas tahun 2017 silam suhu mencapai 41 derajat Celcius di bagian utara Tokyo. Gelombang panas ini sempat menyebabkan Olimpiade 1964 dahulu harus dimajukan hingga bulan Oktober. Nah, dengan fenomena turunnya salju ini bisa menjadi penyejuk awal dari gelombang panas yang dianggap semakian liar di bagian tengah hingga utara Jepang, nah!

Lalu apa yang menarik dari turunnya salju di musim gugur ini bagi wisata Jepang? Kamu pasti akan tercengang melihat keanehan yang timbul akibat fenomena ini yaitu dedaunan di Gunung Daisetsu telah berubah menjadi kemerahan. Perubahan ini dianggap lebih cepat dibandingkan tempat daun musim gugur lain di kawasan Hokkaido. Di tahun ini, para wisatawan bahkan dapat menyaksikan perpaduan antara salju dan daun musim gugur berwarna kemerahan yang indah dan jarang terjadi!


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
1
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
1
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *