JPOP VS KPOP: Mana Lebih Digemari?


92
92 points

Belakangan ini kamu mungkin melihat bahwa KPOP lebih “terkenal” ketimbang JPOP. Bahkan, para wibu kini banyak yang mulai ikut mendengarkan KPOP, termasuk di Indonesia. Padahal, JPOP pernah merajai kancah musik internasional dan melahirkan banyak penggemar setia. JPOP bahkan identik dengan produk budaya Jepang lain seperti anime.

Benarkah KPOP sekarang lebih digemari ketimbang JPOP? Yuk, kita cari tahu!

Kelahiran JPOP dan KPOP

JPOP pertama hadir pada akhir tahun 1980-an, ditandai dengan kemunculan grup seperti SMAP. Tidak seperti penyanyi pop era sebelumnya, idol Jepang era ini menggabungkan wajah rupawan, gaya unik, kemampuan menari, dan olah vokal, sehingga membentuk paket lengkap.

Konsep ini membuat musik Jepang semakin populer dan mulai menyaingi popularitas musik pop Barat. Penggemar anime dimanjakan dengan soundtrack yang dibawakan para idol, dan acara bakat seperti Star Tanjou dan Asia Bagus turut meroketkan penyanyi-penyanyi baru. Tahun 2000-an, muncul Utada Hikaru dan Chemistry yang membawakan genre berbeda seperti R&B dan Hip-hop. Grup idol macam AKB48 baru muncul pada tahun 2010-an.

Bagaimana dengan KPOP? Genre ini ternyata hadir memang untuk menyaingi popularitas JPOP. Setelah jatuh-bangun membangun ekonomi setelah perang, Korea Selatan mulai menggunakan musik pop untuk membangun citra di mata dunia. SM Entertainment, yang didirikan pada tahun 1995, menjadi tonggak pertama bangkitnya musik pop Korea. HOT, grup idol Korea pertama, mulai hadir dengan konsep yang mirip JPOP. Akan tetapi, industri KPOP sempat terpuruk karena krisis global sebelum bangkit lagi pada awal tahun 2010-an.

JPOP dan KPOP: Beda Target Pemasaran

Melihat kelahiran mereka yang mirip-mirip, mengapa KPOP sepertinya lebih mendunia dibanding JPOP? Hal ini ternyata karena target pemasaran mereka dari awal sudah beda. Industri musik Jepang kebanyakan bergantung pada pasar dalam negeri, dan penggemar dari luar Jepang dianggap “bonus”. Penggemar Jepang bisa membeli CD, kaset, dan merchandise asli dengan lebih mudah, tidak seperti penggemar luar.

Pemerintah Jepang juga menerapkan peraturan ketat soal pembajakan dan rekaman ulang musik Jepang. Saking ketatnya, banyak perusahaan rekaman Jepang yang ikut campur dalam proses pembuatan lagu di luar Jepang. Hal ini memang bagus, tetapi juga membatasi kreativitas penggemar luar negeri dalam berekspresi, misalnya lewat lagu cover dan adaptasi.

KPOP, sebaliknya, sejak awal ditujukan untuk merebut pasar internasional. Pemerintah Korea bersikap lebih lunak terhadap ekspresi kreatif seperti cover tarian, koreografi, lagu, hingga kostum. Walau pembajakan sebenarnya juga ilegal di Korea, pemerintahnya tidak seketat itu terhadap hal ini, karena menyadari bahwa mendapatkan album asli di negara lain bisa cukup sulit. Akibatnya, popularitas KPOP menyebar lebih cepat dari JPOP.

KPOP dan Dukungan Teknologi

Tahukah kamu apa lagi yang mulai populer pada awal tahun 2010-an? Yak, media sosial! KPOP jago memanfaatkan popularitas internet dan media sosial seperti Facebook untuk mempopulerkan idol. Jika perusahaan musik Jepang cenderung menjaga jarak dari teknologi digital, perusahaan Korea justru memanfaatkannya secara maksimal sebagai alat pemasaran.

Industri KPOP yang membidik popularitas global juga sering bekerja sama dengan negara lain. Mereka kerap mengadakan konser atau kerja sama bisnis seperti promosi produk dan iklan. Hal ini beda dengan JPOP yang tidak terlalu menekankan popularitas global, karena pasar dalam negeri mereka sudah cukup untuk menghidupi artis-artisnya. Akibatnya, JPOP perlahan terlihat semakin tergerus oleh KPOP.

Industri JPOP saat ini mulai berusaha menghadapi persaingan, misalnya dengan memanfaatkan layanan streaming seperti Spotify. Akan tetapi, JPOP tampaknya memang harus berinovasi untuk menghadapi gelombang hallyu yang semakin mendunia.


What's Your Reaction?

hate hate
1
hate
confused confused
2
confused
fail fail
3
fail
fun fun
1
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
3
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *