Jumlah Lansia di Jepang Menembus Rekor Terbanyak, 90% dari Mereka Adalah Wanita


136
8 shares, 136 points

Centenarians, jika Anda belum akrab dengan kata tersebut, itu adalah sebutan untuk para lansia yang usianya diatas 100 tahun. Sebagai negara modern yang terkenal dengan kemajuan teknologi dan inovasi, Jepang, di sisi lain juga dihadapkan dengan masalah penuaan penduduknya. Populasi lansia centenarian  di Jepang mencapai rekor terbanyak terhitung 69.785 per September 2018, ditengah kemajuan teknologi medis dan kesadaran akan kesehatan yang lebih tinggi, dan 88,1 persen dari total populasi tersebut adalah wanita.

Angka tersebut naik 2,014 orang dari tahun sebelumnya, menandai kenaikan jumlah lansia setiap tahun yang terhitung sejak 48tahun silam, dan mewakili lonjakan hampir tujuh kali lipat dari dua dekade sebelumnya. Penghitungan tersebut merupakan perkiraan, berdasarkan data registrasi penduduk, menjelang liburan Respect for the Aged Day tahun 2018 ini yang jatuh pada Senin (17/9).

Jumlah lansia centenarian laki-laki mencapai 8.331, naik 139 dari tahun sebelumnya – mantan Perdana Menteri Yasuhiro Nakasone, yang berubah 100 pada bulan Mei, adalah salah satunya. sementara jumlah lansia centenarians wanita mencapai 61.454, naik 1.875. terhitung pada tahun ini hingga Maret tahun depan, sekitar 32.241 orang bisa mencapai 100, naik 144 dari tahun sebelumnya.

Ke depan, populasi lansia di Jepang diproyeksikan akan meningkat lebih jauh, melebihi 100.000 dalam lima tahun dan 170.000 dalam satu dekade, menurut perkiraan oleh Institut Penelitian Kependudukan dan Jaminan Sosial Nasional negeri tersebut. Harapan hidup di Jepang diproyeksikan pada 87,26 tahun untuk wanita dan 81,09 tahun untuk pria pada tahun 2017.

Kane Tanaka, 115, dari kota Fukuoka, adalah wanita tertua yang hidup di negara itu. Pria tertua adalah Masazo Nonaka, penduduk Ashoro berusia 113 tahun di Hokkaido. Ia diakui oleh Guinness World Records sebagai pria tertua di dunia yang masih hidup pada bulan April 2018. Tanaka lahir pada 2 Januari 1903, tahun dimana Wright bersaudara menerbangkan pesawat pertama di dunia, sebagai anak ketujuh dari sembilan bersaudara.

Saat ini Tanaka tinggal di panti jompo di Fukuoka, di mana dia dipuja oleh penduduk lainnya sebagai sosok ibu, dan bertujuan untuk menjadi orang tertua di dunia. Rutinitas hariannya termasuk bermain permainan papan setelah sarapan. Tanaka yang kompetitif membenci kehilangan dan melanjutkan permainan sampai dia menang. Dia juga suka kaligrafi, memecahkan masalah matematika, cokelat, cafe au lait dan roti kukus yang diisi dengan selai kacang manis. Dia selalu mengungkapkan penghargaan kepada orang-orang di sekitarnya dengan kalimat kesayangannya, “Ini semua berkat kalian semua.”

Sedangkan Nonaka, yang lahir pada 25 Juli 1905, biasanya menonton TV di tempat tidurnya dan menikmati permen setelah makan, menurut keluarganya. Menantu Nonaka, Tokuko, 78, berkata, “Dia melakukan banyak hal dengan langkahnya sendiri. Kepribadiannya mungkin menjadi kunci untuk hidup panjang umur. ” Meskipun Nonaka memiliki masalah pendengaran karena usianya, ketika keluarganya bertanya kepadanya apakah dia baik-baik saja dia merespon dengan memberikan tanda OK. Dia tinggal di sebuah penginapan air panas berusia lebih dari 100 tahun yang dulu digunakannya untuk berlari dan olahraga.

 

Apa yang sebenarnya terjadi di negara tersebut? masalah penuaan populasi pastinya dialami banyak negara di dunia, namun sepertinya Jepang menjadi salah satu yang teratas. Kurangnya regenerasi? Atau harapan hidup atau rentan usia seseorang di Jepang semakin rendah? Untuk Jepang, ini sudah terjadi sejak lama, jumlah centenarians di Jepang sudah mencapai 153 pada tahun 1963, ketika data pertama kali dikumpulkan. Angka itu mencapai angka 10.000 pada tahun 1998, dan melintasi garis 50.000 pada tahun 2012. Tentu penuaan penduduk bukanlah hal baik untuk suatu negara dengan berbagai masalah yang akan menyusul dibelakangnya, pemerintah Jepang melalui kementrian kesehatan mereka dalam hal ini perlu berupaya di satu sisi utnuk menjaga para lansia tetap sehat dan mencoba menaikkan kembali jumlah anak-anak, regenerasi.

 

 

 

 

 

(ADP)

 


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format