Wanita Muda di Jepang Mayoritas Krisis Finansial?


107
107 points

Jepang dikenal sebagai negara maju di  kawasan Asia dengan keindahan kultur dan alamnya, ditambah perkembangan teknologi dan transportasinya yang canggih. Oleh karenanya, wajar jika negeri ini menjadi destinasi wisata impian dari turis mancanegara termasuk Indonesia. Bagaimana tidak, Jepang terlihat makmur, kaya, modern, dan indah dengan kuliner yang yummy. Siapa yang tidak tertarik untuk berkunjung ke Jepang?

Namun, segala nama besar yang disandangnya ternyata tidak menjamin kehidupan masyarakat Jepang nyaman dan sejahtera. Pasalnya, biaya hidup di Jepang sangat tinggi. Hal ini pun mendorong kaum muda usia produktif di Jepang untuk menunda pernikahan, khususnya kaum wanita.

Lalu, apa saja sih yang menjadi alasan di balik keengganan para wanita muda Jepang untuk menikah? Apakah ada kaitannya dengan kabar wanita muda di Jepang mayoritas krisis finansial ini?Coba simak yang berikut ini, ya!

Alasan Wanita Jepang Enggan Menikah

Ada beberapa alasan yang membuat kaum wanita di Negeri Sakura menunda pernikahan dan membangun keluarga. Berikut di antaranya:

  • Setelah menikah, wanita Jepang wajib mengurus rumah tangga sebagai tugas utamanya. Padahal, wanita Jepang selama ini dikenal mandiri, apalagi mereka yang cerdas. Menikah dan berumah tangga jelas membuat mereka kehilangan karier dan kebebasan yang dimiliki saat masih sendiri.
  • Kaum muda Jepang, terutama wanita, enggan menikah karena mereka sulit menemukan pasangan yang cocok. Jadi, mereka merasa lebih nyaman dengan kesendiriannya dibandingkan jika nanti harus menikah dengan pasangan yang tidak sesuai. Belum lagi, biaya mengurus perceraian tinggi dan proses perceraian pun rumit dan lama.
  • Biaya hidup yang tinggi di Jepang—khususnya biaya mengurus dan menyekolahkan anak setelah menikah—membuat para wanita muda Jepang memilih untuk tidak menikah. Meski sekolah dasar gratis, biaya pendidikan dan lainnya harus terpenuhi. Jadi, seandainya memutuskan untuk menikah, suami wanita tersebut harus mendapatkan penghasilan minimal sekitar Rp50 juta untuk dapat hidup berkecukupan.

Wanita Muda di Jepang Krisis Finansial Bukan Sekadar Isu

Yang mengejutkan, wanita muda di Jepang mayoritas krisis finansial; bahkan setengah dari mereka mengklaim pendapatannya rendah dan tidak cukup untuk pengeluaran bulanan. Tingginya biaya hidup (sewa apartemen, layanan cleaning service, biaya pindahan barang, dan sebagainya), terutama di kawasan Tokyo, mengharuskan wanita Jepang bergaji besar.

  • Rata-rata gaji karyawan di Jepang sebesar 200.000 yen, sementara sewa apartemen di Tokyo mencapai  hampir separuh dari gaji tersebut, yaitu 70.000– 100.000 yen per bulan.
  • Diperkirakan rata-rata pengeluaran wanita Jepang per bulan dapat mencapai  143.685 yen. Pengeluaran tersebut dialokasikan untuk sewa apartemen, utilitas, telepon, transportasi, uang pembayaran pensiun dan asuransi kesehatan, perawatan kecantikan, makanan, utang, biaya hobi, dan lain-lain. Jumlah ini belum termasuk dengan biaya hiburan dan hangout.
  • Oleh karenanya, tidak sedikit wanita muda Jepang, bahkan hampir separuhnya, merasa khawatir dengan penghasilan mereka. Sekeras apa pun mereka bekerja, penghasilannya tidak akan mencukupi, bahkan mengimbangi pengeluaran bulanan.
  • Kaum wanita Jepang sudah berusaha mengencangkan ikat pinggang dengan tidak berbelanja dan menyimpan kartu kreditnya. Bahkan, sebagian dari mereka rela melepaskan hobi dan kehilangan teman gara-gara mereka memilih untuk berhenti berpacaran. Meski pengorbanan besar telah dilakukan, tetap saja pemasukan tidak mencukupi pengeluaran bulanan mereka.

Itulah gambaran kondisi wanita muda di Jepang mayoritas krisis finansial dari hasil sebuah survei. Kaum wanita Jepang berjuang keras agar dapat mengatur keuangan dengan ketat, meski harus mengorbankan segalanya termasuk liburan, hobi, dan romansa mereka.

Nah, bagaimana menurutmu? Ternyata tidak mudah hidup menjadi wanita di negara maju seperti Jepang, bukan? Seorang wanita harus bekerja keras sampai mati atau menikah dengan pria kaya. Itu saja pilihannya.


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
2
confused
fail fail
1
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
2
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
3
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *