Aokigahara: Lokasi Bunuh Diri Paling Populer di Jepang


112
112 points

Cerita tentang Aokigahara, hutan yang jadi lokasi bunuh diri terpopuler di Jepang.

Hutan Aokigahara merupakan salah satu tempat terkenal di Jepang. Yup, apa lagi kalau bukan karena cerita-cerita di baliknya? Hutan yang terletak di kaki Gunung Fuji ini adalah lokasi bunuh diri paling populer di Negeri Matahari Terbit sana.

Sumber : duniaku.net

Angka bunuh diri di Jepang memang terbilang tinggi.  Per 2016 tercatat ada sebanyak 21.897 orang yang meninggal karena bunuh diri. Jumlah sebanyak itu ternyata masih dianggap sebagai angka terendah dalam 20 tahun terakhir, lho. Sedih banget, ya, Guys?

Tentang Hutan Aokigahara

Sumber : Traveljapan.com

Hutan Aokigahara ini letaknya ada di sisi barat laut Gunung Fuji, kira-kira 100 km sebelah barat Tokyo, dan memiliki luas sekitar 30 km2. Secara geografis, hutan ini terbilang subur karena mendapat limpahan lava dari letusan Gunung Fuji tahun 864 silam.

Lalu, kenapa, sih, Aokigahara terkenal sebagai lokasi bunuh diri? Menurut cerita orang Jepang, hutan ini dulunya pernah dijadikan tempat ubasute, yaitu ritual mengasingkan lansia saat terjadinya masa kelaparan dan musim kering. Nah, dari situ orang-orang mulai percaya di sana masih banyak arwah gentayangan.

Begitu memasuki lokasi, pengunjung akan segera disergap suasana sunyi dan mencekam. Kesan seram bakal makin terasa karena pohon-pohon di Aokigahara cukup lebat. Di sini juga terdapat dua gua misterius yang mencuat dari dalam tanah, yakni Wind Cave dan Ice Cave, serta bebatuan dengan formasi yang cukup janggal.

Baca juga: Fakta Negara Jepang: Alasan Mengapa Angka Kematian Lebih Tinggi daripada Kelahiran

Angka Bunuh Diri Tinggi, Pemerintah Jepang kok Diam Saja?

Sumber : Artforia.com

Kebanyakan orang yang datang kemari mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon yang rimbun. Lalu, apa pemerintah Jepang diam saja melihat fenomena mengerikan tersebut?

Tentu saja tidak. Pengelola sudah memasang beberapa penanda yang berisi peringatan, imbauan, dan konseling anti-bunuh diri. Di salah satu papan bahkan ada tulisan yang kurang lebih isinya meminta pengunjung untuk “merenungkan kembali anugerah di hidupnya, dan memikirkan keluarga, anak-anak, dan pasangan yang ditinggalkan.”

Orang Jepang, termasuk para pemilik toko di sekitar lokasi, juga secara sukarela ikut berperan mencegah bunuh diri. Biasanya mereka akan mengamati pengunjung yang datang sendirian, atau mereka yang jiwanya terlihat “kosong”.

Setiap tahun sebelum musim liburan tiba, pihak pengelola akan melakukan sweeping jenazah para pelaku bunuh diri untuk kemudian diidentifikasi (kalau masih memungkinkan). Nah, kamu sendiri tertarik nggak nih untuk berkunjung ke Aokigahara?


What's Your Reaction?

hate hate
1
hate
confused confused
1
confused
fail fail
0
fail
fun fun
1
fun
geeky geeky
1
geeky
love love
0
love
lol lol
1
lol
omg omg
3
omg
win win
0
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format