Apa dan Bagaimana Otaku?


81
81 points

Sebutan otaku sering diasosiasikan dengan orang-orang yang punya ketertarikan tinggi pada pop culture Jepang, seperti manga, anime, ataupun idol. Selain itu, otaku juga kerap digambarkan sebagai sosok yang tidak pandai dalam berinteraksi, bahkan memiliki kecenderungan untuk menutup diri dari kehidupan sosial.

Mereka lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan, berkecimpung dengan manga, anime, ataupun menonton idol kesukaannya. Selain itu, para otaku juga biasanya memiliki pengetahuan tinggi terkait gadget atau komputer. Sebagai tambahan, otaku bisa umumnya punya skill mengetik dengan kecepatan tinggi.

Jepang menjadi negara yang dikenal sebagai sumber otaku dunia. Bahkan, di Jepang, kamu akan menjumpai kawasan Akihabara serta Nakano Broadway sebagai tanah suci para otaku. Ketika kamu berkunjung ke Jepang, kedua kawasan tersebut menjadi tempat berkumpulnya para otaku.

Di sana, kamu akan menemukan toko yang secara khusus ditujukan untuk para penggemar manga serta anime. Ada pula kafe unik seperti maid cafe yang disertai dengan pelayan dengan seragam seperti maid dalam dalam anime.

Otaku Terbagi Menjadi Banyak Jenis, Lho!

Penjelasan istilah otaku yang telah disebutkan merupakan gambaran umum di mata masyarakat awam. Makna tersebut tidak sepenuhnya salah. Namun, kamu perlu tahu bahwa otaku sebenarnya tidak terbatas pada sosok yang memiliki kecintaan besar terhadap manga, anime, ataupun idol.

Dalam pembahasan yang lebih luas, otaku sebenarnya merupakan penyebutan untuk orang yang memiliki ketekunan dalam hobi tertentu sehingga berada dalam tingkatan pakar. Oleh karena itu, kamu akan mendapati bahwa otaku sebenarnya terbagi menjadi dalam banyak jenis, disesuaikan dengan hobi yang ditekuni.

Kamu bisa mendapati penggunaan istilah game-otaku kepada orang yang memiliki ketertarikan tinggi pada game. Ada pula pemakaian istilah Gundam-otaku yang merujuk pada otaku robot Gundam. Kamu juga bisa mendapati jenis otaku lainnya seperti gunji-otaku atau otaku militer, tetsudo-otaku atau otaku kereta api, Morning Musume-otaku atau otaku Morning Musume, dan lain-lain.

Sejarah Kemunculan Otaku

Istilah otaku sudah digunakan sejak lama oleh masyarakat Jepang. Hanya saja, istilah otaku di masa lalu dengan sekarang, sangat jauh berbeda. Dalam bahasa Jepang, otaku digunakan untuk menyebut rumah. Dalam keseharian, kamu juga bisa menemukan penggunaan kata otaku sebagai penyebutan kata ganti orang kedua—setara dengan Anda dalam bahasa Indonesia.

Lalu, bagaimana istilah otaku tersebut kini beralih menjadi penyebutan untuk para penggemar ekstrem anime dan manga? Pemakaian istilah otaku untuk merujuk penggemar anime serta manga muncul pertama kali dalam artikel berjudul “Otaku no Kenkyu” yang ditulis Nakamori Akio pada tahun 1983 dalam majalah Manga Burikko.

Saat itu, masyarakat Jepang masih belum familier dengan makna otaku. Selanjutnya, penggunaan istilah otaku meluas seiring dengan pemakaian istilah itu oleh radio Nippon Broadcasting System yang mengusung tema Otakuzuko no jittai pada acara Young Paradise. Otakuzuko pada tema tersebut, merujuk pada suku otaku yang umumnya berasal dari kalangan anak muda.

Selanjutnya, otaku secara khusus digunakan untuk menyebut pria lajang dengan hobi manga, anime, idol, komputer, ataupun game secara berlebihan dengan tanpa batasan umum. Selain itu, para otaku juga kerap diasosiasikan dengan selera berpakaian yang buruk. Alasannya, karena para otaku lebih memilih untuk menghabiskan uang untuk keperluan membeli barang-barang terkait manga serta anime di Akihabara dibandingkan membeli pakaian yang trendi.

Meski kerap diasosiasikan makna negatif, banyak otaku yang merasa bangga dengan ke-otaku-annya. Mereka pun kerap menunjukkan kebanggaannya sebagai otaku dengan mengatakan, “gue otaku!”.


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
1
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
1
lol
omg omg
1
omg
win win
1
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *