Wanita yang Memiliki Gigi Gingsul Ternyata Disukai Lho di Jepang! Ini Faktanya


135
1 share, 135 points

Deskripsi: menambah gigi gingsul menjadi bagian lifestyle Jepang, terutama untuk wanita. Inilah fakta tentang tren yaeba di kalangan wanita Jepang.

Selalu ada yang baru dari tren lifestyle Jepang, dan kamu mungkin rajin mengikutinya. Mulai dari gaya berpakaian hingga dandanan, Jepang menghasilkan berbagai tren yang banyak diikuti orang di berbagai negara, termasuk Indonesia. Akan tetapi, beranikah kamu mengikuti tren gigi gingsul alias yaeba? Tren memiliki gigi “ekstra” ini ternyata cukup populer di kalangan wanita Jepang, terutama yang masih muda! Kok bisa?

Sumber : Bbc.com

Tampilan Awet Muda dengan Gingsul

Sumber : Goinjapanesque.com

Yaeba adalah istilah untuk tren gigi gingsul di bagian taring sehingga menimbulkan efek sedikit mirip vampir. Akan tetapi, justru tampilan ini yang dianggap imut oleh wanita Jepang, karena tampak kekanak-kanakan. Jadi, gigi gingsul bisa dianggap sebagai tips awet muda wanita Jepang. Tidak seperti kebanyakan orang di dunia, wanita Jepang yang “sukses” punya gingsul taring justru akan memamerkannya.

Selain ingin tampil awet muda, wanita Jepang juga banyak yang ingin memiliki gigi gingsul karena terpengaruh bintang pop. Tomomi Itano, vokalis AKB48, memperkenalkan pesona senyum gingsulnya pada tahun 2011. Para fans mengikutinya dengan mendatangi dokter gigi yang bisa memasang gingsul palsu.

Berapa harga gingsul palsu ini? Tergantung model gigi yang kamu inginkan. Sepotong gingsul palsu biasa berharga sekitar 31.000 Yen (sekitar 4 juta Rupiah). Akan tetapi, jika ingin gigi palsumu diberi kristal berharga, kamu harus membayar dua kali lipatnya. Kedengarannya mahal, namun gaya hidup wanita Jepang yang cukup memerhatikan penampilan tidak membuat mereka surut.

Gingsul dan “Kesempurnaan dari yang Tidak Sempurna”

Selain kesan awet muda dan meniru bintang pop, popularitas gingsul ternyata juga dipengaruhi budaya Jepang, lho. Yasutaka Maekawa, penulis buku Yaeba Girl, menjelaskan bahwa budaya Jepang memiliki konsep wabi. Konsep ini mengajak kita melihat keindahan dari sesuatu yang tidak sempurna. Wabi bisa diterapkan pada objek maupun orang, dalam hal ini termasuk gigi gingsul yang tersembul saat tersenyum.

Seberapa serius wanita Jepang memandang yaeba? Pada tahun 2011, tidak lama setelah popularitas Tomomi Itano meroket, sebuah grup bernama TYB48 muncul. Grup ini merupakan pelesetan dari AKB48, namun semua anggotanya adalah gadis-gadis dengan gingsul. Grup ini muncul untuk mempromosikan klinik gigi yang bisa memasang gingsul buatan. Bisa kamu bayangkan betapa seriusnya wanita Jepang memandang gingsul.

Tertarik memasang gingsul palsu? Datang saja ke salah satu dari sekian banyak klinik gigi di Jepang yang menawarkan pemasangan gingsul palsu. Cobalah jika kamu ingin mengikuti lifestyle Jepang secara lebih serius. Atau, kalau kamu ingin terlihat cantik dengan cara yang tidak terlalu ekstrem, baca juga metode perawatan kulit ala wanita Jepang agar kulitmu selau terlihat sehat.


What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
1
confused
fail fail
3
fail
fun fun
2
fun
geeky geeky
4
geeky
love love
4
love
lol lol
0
lol
omg omg
4
omg
win win
1
win

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format